Cerita Hikmah 1 (Ikhlas)

 

 اِنَّآ اَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللّٰهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّيْنَۗ

Sesungguhnya Kami menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan hak. Maka, sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya. ( Az-Zumar-2 ) 

Diceritakan ,suatu hari datang seorang laki-laki menghadap pada Imam Abdullah Al-Hadad meminta ijin untuk membangun masjid.

Imam Abdullah Al-Hadad menjawab dengan tegas : " Jika niatmu membangun Masjid karena Allah swt,aku tidak akan menghalangi ,namun jika tidak ikhlas lebih baik tidak usah saja."

Lelaki itu menjawab : "Iya aku ikhlas"

Kemudian Imam Abdullah Al-Hadad mempertegas : "Pikirkanlah kembali ...,pada saat kamu membangun Masjid dengan susah payah ,banyak dana yang sudah kamu keluarkan dan pada saat Masjid sudah berdiri megah,namamu tidak disebut dalam daftar sebagai orang yang berjasa mendirikan Masjid itu ,tetapi diatas namakan orang lain,sehingga masjid itu disebut sebagai Masjidnya si fulan ,apakah kamu bersedia ?

Lelaki itu berfikir sejenak ,kemudian berkata : Aku tidak sanggup"

Imam Abdullah Al-Hadad berkata : " Kalau begitu gagalkanlah niatmu membangun Masjid,karena kamu belum Ikhlas ".

 

No comments:

Post a Comment

Kisah Sahabat: Abu Bakar Ash-Shiddiq

Profil Singkat Nama lengkap: Abdullah bin Abi Quhafah Gelar: Ash-Shiddiq (yang membenarkan) Lahir: 573 M di Mekah Wafat: 634 M di Madinah Ke...